Maskarebet, 24 Januari 2026 — Upaya membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman terus digalakkan oleh SD Muhammadiyah 20 Maskarebet Palembang melalui kegiatan sosialisasi bertema Anti Bullying di Lingkungan Sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 172 peserta didik dan dilaksanakan oleh seluruh dewan guru sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah serta menanggulangi perundungan sejak usia dini.
Sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias dan menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolsek Kecamatan Alang Alang Lebar, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah, dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Alang Alang Lebar.
Kepala sekolah, Putri Krisnayulianti, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, saling menghargai, serta menjunjung tinggi nilai empati dan persaudaraan.
Menurutnya, bullying bukan hanya persoalan perilaku, tetapi juga menyangkut pembentukan budaya sekolah. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, aparat keamanan, dan organisasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari kekerasan.
Materi sosialisasi disampaikan secara komunikatif dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh siswa. Selain edukasi mengenai bentuk-bentuk bullying, peserta juga diberikan pemahaman tentang dampak psikologis serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan melaporkan tindakan perundungan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh peserta didik untuk tumbuh, belajar, dan berkembang tanpa rasa takut.